Showing posts with label dibalik layar. Show all posts
Showing posts with label dibalik layar. Show all posts

Saturday, July 28, 2012

Jadi "guru"sejenak :)






Beberapa foto saat saya menjadi instruktur tata boga di sebuah pabrik rokok di kawasan Kaligawe _ Semarang. Alhamdulillah saya dipercaya untuk berbagi ilmu dan sedikit pengalaman tentang baking dengan para buruh pabrik rokok tsb. Kepercayaan ini datang dari Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, yang dulu saya sempat menjadi salah satu binaannya ( Tenaga Kerja Mandiri). Saya dibantu seorang teman untuk menjadi "asisten" mba Uci , yang juga tetangga saya sendiri alhamdulillah saya cocok mungkin karna udah terbiassa "kerja" bareng dia. 

Materi yang saya tularkan kepada teman - teman di pabrik itu al. aneka kue kering, aneka kue basah. Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup mereka, diharapkan diluar jam kerja, mereka bisa berwira usaha dengan bekal ketrampilan memasak ini, selain itu sewaktu -waktu terjadi PHK mereka sudah siap berwira usaha. Semoga bermanfaat yaaa...

Biasanya peserta terdiri dari 2 kelompok , masing- masing 5 orang, tiap orang/ peserta mendapat bantuan berupa alat dan bahan seperti : kompor gas 1 set, kukusan,oven,loyang,mixer, dsb. Lumayan lah ya untuk pemula mendapat alat yang cukup lengkap , sangat berguna untuk memulai usaha kecil di rumah.

Hihihi pertama bertemu dengan  mereka sungguh meyenangkan, sebagian besar dari mereka tidak pernah kenal dengan alat /bahan untuk membuat kue/roti. Harus ekstra sabar menjelaskan satu per satu jenis bahan / alat. Tidak jarang pada saat praktek bahan A tertukar dengan bahan B, itu karena bentuk yang mirip dan kurang pahamnya mereka.Alhamdulillah selama 7 hari praktek bersama banyak kemajuan diantara mereka. Bahkan di lain waktu saya mendengar, beberapa sudah menerima pesanan kue di lingkungan rumahnya. 

Pelatihan seperti ini tidak hanya tata boga, masih banyak jenis pelatihan yang lain , seperti : menjahit, tata rias/salon, bengkel, reparasi HP,dll.

Oyaaa kalo sedang ada pelatihan begini biasanya saya libur yaaa tidak terima pesanan dulu :)


Thursday, February 24, 2011

Sedih melanda....



Kemarin ada 2 orang ibu-ibu datang ke rumah, mereka adalah utusan ibu A, fyi ibu A adalah mantan seorang pejabat. Kedatangan 2 ibu itu untuk order snack box sebanyak 70 box selama 4 hari, mereka cuma bilang isian terserah sayayang penting enak & bagus. Alhamdulillah kalo begini saya seneng karena ada kebebasan untuk saya untuk mix n match snack-snack dalam waktu yang cukup singkat, iyalah sekarang pesen untuk besok malam selama 4 hari berturut turut.

Kemudian saya segera menyusun menu setelah mereka pulang dan belanja beberapa untuk snack yang harus segera saya kerjakan. Jam 21.30 telp rumah berdering ternyata dari ibu A, mengatakan kalo snack untuk hari I batal karena keponakan belio sudah pesan. OMG saya tidak bisa apa-apa secara sepeser uang tanda jadi, uang muka dsb belum saya terima. Ya sudahlah gal papa...untuk belanjaan tadi yang sudah saya beli belum saya masak.

Lusa saya ditelp untuk order snack box hari ke 2, tapi saya lagi mandi, biar lebih jelas saya datang langsung ke rumah belio, disepakati snack dengan 4 macam dengan jumlah 80 box.
Sampe rumah saya baru sadar saya salah hitung, ya ntar aja deh pas delivery ntar saya matur ke belionya...*hiks emang salah saya ya...dasar bakul amatir*

Untuk Snack hari ke 3 saya datang lagi dengan membawa rincian harga snack kemarin dan yad,sambil saya mengambil box plastik besar tempat snack box. Tidak kusangka belio tidak peduli dengan kesalahan harga ya sudahlah, itu salah saya...tapi untuk snack box yang hari ke2 masih ditawar, yang saya kesalkan knapa tidak ditawar sewaktu saya ajukan macam menu,atau saat saya berikan rincian? Kalo saat awal belio menawar tentu saja asya bisa perhitungkan snack macam apa yang akan saya buatkan.

FYI, snack ini untuk acara peringatan meninggalnya kel belio, saya merasakan miris...saya merasa gak enak takut dibilang cari keuntungan disaat orang lain susah...tapi bukannkah ini mata pencaharian saya? saya bukan panti sosial, beda lagi kalo niat saya memang mau menyumbang, lha ini kalo saya menyumbang apa ndak salah alamat? nyumbang mantan pejabat? Ya sudahlah...saya berusaha ikhlas, instropeksi diri, dan BELAJAR....

Yang ada di benak saya saat menerima pesanan-pesanan , adalah saya harus menampilkan,menyajikan yang terbaik, dengan harga sewajarnya, saya apalagi kalo ada yang memberikan "kata kunci/pesan" YANG ENAK,YANG BAGUS,saya akan berusaha sebaik mungkin, kalo konsumen saya puas saya akan bahagia sekali, rasa capek akan hilang dengan sendirinya :) Tapi klo begini kejadiannya...hiks jadi kapok rasanya...

Untuk membuat snack box saya butuhkan waktu cukup banyak, kadang saya sering "melupakan" Sasi anak saya satu-satunya...kadang saya gak sempat memasak untuk kel saya sendiri dan akhirnya mereka harus makan dari masakan warung, kadang saya harus begadang untuk memasak snack2 itu disaat Sasi butuh saya , kadang saya hiraukan rengekan Sasi hanya untuk snack saya...:( huua maafkan bunda nak...

Dengan kejadian ini saya mengambil banyak hikmah, pelajaran untuk saya, dan untuk sementara waktu saya akan libur dulu untuk project SNACK BOX, sementara saya hanya membuat cake & cupcake aja, yang ,mana waktunya bisa saya manage sedemikian rupa lebih fleksibel daripada membuat snack box.

Entah sampai kapan belom bisa sya pastikan....